Kontak kami:

(061)8213533

logo

Dinas ESDM Sumut Sosialisasikan Keselamatan Ketenagalistrikan ke Masyarakat (19/05/2021)

Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat bersama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), dalam rangka kesiapan sosialisasi keselamatan instalasi tenaga listrik pada bangunan dan gedung.

Pertemuan tersebut mengangkat tema “Listrik Aman Untuk Hidup Yang Nyaman” dilaksanakan di Aula Gedung B Kantor Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Utara, di Jalan Setia Budi, Pasar 2 No 84, Tanjung Sari, Medan Selayang, Kota Medan, Selasa (11/5/2021). 

Kegiatan ini juga sekaligus guna menjalin kerjasama mengamati soal kelistrikan khususnya di Sumatera Utara.
Di mana, tujuannya agar mengetahui betapa bahayanya aliran listrik, apabila tidak memahami secara dini.

Sebab, sering kali penyebab kebakaran dikarenakan tegangan arus pendek listrik, lantaran material yang digunakan tidak sesuai standar.

Untuk di Kota Medan, pada tahun 2019 total kebakaran yang terjadi diakibatkan arus pendek listrik mencapai 133 kasus. Dengan adanya kejadian ini, perlu adanya peningkatan kesadaran akan keselamatan ketenagalistrikan.

Kepala Dinas ESDM, Ir. Zubaidi, M.Si mengatakan, setiap bangunan perumahan, perusahaan dan pabrik mesti ada Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan Pedoman Umum Instalasi Listrik (PUIL).

“Para pemilik bangunan/rumah banyak yang belum mengetahui keselamatan ketenagalistrikan yaitu SLO dan PUIL. Perusahaan dan pabrik juga wajib mengetahui adanya dua hal ini,” kata Zubaidi.

Menurutnya, kegiatan yang diikuti oleh para peserta secara luring dan daring ini mendapatkan respons positif dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, mengenai keselamatan instalasi tenaga kelistrikan.

“Setelah kegiatan ini, kami berencana untuk menyosialisasikannya kepada masyarakat, agar ke depan kasus kebakaran dapat menurun,” jelasnya.

Zubaidi mengatakan, penyebab kecelakaan listrik terjadi, lantaran sistem pekerjaan yang tidak aman, serta informasi pekerja juga masih minim.

“Tidak adanya pelatihan khusus, aturan yang tidak aman, alat uji masih tidak sesuai, dan pemeliharaan alat kelistrikan rendah,” ungkapnya.

Melalui rapat ini, diharapkan ke depan, instalasi pemanfaatan tenaga listrik terutama pemukiman penduduk, dipasang oleh badan usaha yang terdaftar, tidak oleh tukang yang belum memiliki sertifikat kelistrikan.

“Instalasi listrik memiliki grounding, dan diharapkan pemilik instalasi memiliki pengetahuan yang baik tentang intalasi listrik yang dimilikinya,” terangnya.

Pada kegiatan ini juga diisi narasumber lainnya, yakni Manager PT PLN UP3 Medan Hariadi Fitrianto, Pimpinan PT. Serkolinas Aman Nusantara Wilayah Sumut Charles E Richard, S.E., B.In, serta dari Direktorat Teknik Lingkungan, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI Ear Marison, ST, MT yang dilakukan via zoom. 

Bahan Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *