Kontak kami:

061(8213533)

logo

Perkembangan Terkini Gunung Sinabung, Tremor Masih Terjadi (18/08/2020)

Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sejak Kamis (13/8) pagi hingga pukul 21.41 WIB terpantau mengalami 7 kali erupsi. Ketinggian kolom abu erupsi yang dihasilkan berwarna kelabu dengan intensitas sedang berkisar maksimum 2.000 m dari atas puncak bergerak ke arah timur, tenggara dan selatan.

Hasil rekaman data seismograf Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Sinabung menunjukkan jenis gempa yang terekam selama 8 hingga 12 Agustus didominasi oleh gempa Vulkanik Dalam sebanyak 99 kali, dengan 4 kali gempa Letusan dan 86 kali gempa Hembusan. Sedangkan rangkaian erupsi pada 13 Agustus 2020 didominasi oleh Tremor menerus dengan amplitudo maksimum 0,5 – 15 mm (dominan 3 mm).

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Kasbani mengatakan rekaman tremor menerus menunjukkan bahwa proses migrasi magma pada Gunung Sinabung masih terus terjadi dari kedalaman sampai permukaan.

“Aktivitas G. Sinabung masih terus terjadi, namun potensi bahaya arah sebaran produk erupsi dan luncuran awan panas masih dalam radius Kawasan rawan bencana yang direkomendasikan. Tingkat aktivitas G. Sinabung adalah Level III (SIAGA),” ujar Kasbani.

Kasbani menambahkan, melihat sifat dan karakter erupsi G. Sinabung yang saat ini letusannya bersamaan dengan kejadian awan panas, maka ancaman bahayanya yaitu hujan abu lebat di sekitar puncak dan lereng G. Sinabung. Material abu dapat terbawa ke daerah yang lebih jauh dari puncak, tergantung arah dan kecepatan angin.

Dalam tingkat aktivitas Level III (SIAGA), PVMBG juga merekomendasikan agar masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G.Sinabung, serta radius sektoral 5 km.

sumber : Kementrian ESDM Republik Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *